Minggu, 12 April 2009

DANA KAMPANYE partai besar

Hanura : 5.0 miliar (melapor pada pertengahan Desember 2008)

PPP : 1.6 miliar (melapor pada pertengahan Desember 2008)
PKPB : 102 juta (melapor pada pertengahan Desember 2008)
PBR : 340,7 juta (melapor pada pertengahan Desember 2008)
PKDI : 54,8 juta (melapor pada pertengahan Desember 2008)
Partai Buruh : 16,4 juta (melapor pada pertengahan Desember 2008)
Partai Karya Perjuangan : 1 juta (melapor pada pertengahan Desember 2008) (terkecil)
Gerindra : 15.6 miliar (terbesar)
Demokrat : 7.0 miliar
Golkar : 165 juta
PDI P : 1 miliar
PKS : 26 juta
PDS : 900 juta 
Partai Keadilan dan Persatuan : 1.38 juta
Partai Kedaulatan : 2,6 juta
Partau Demokrasi Kebangsaan : 4.1 juta


Rabu, 28 Januari 2009

I WAS BORN TO BE A WINNER

Keyakinan pertama yang harus aku miliki sebagai anak manusia adalah keyakinan bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang. Aku percaya bahwa tidak mungkin Allah menciptakan aku ke dunia ini, tanpa alasan apapun. Tidak mungkin! Pasti ada alasannya, bukan? (tarik nafas perlahan sebentar)
Nah, jika aku berani lahir, maka aku juga haruslah berani mati (karena aku pasti mati, bukan? He..he..) Lalu, sekarang mati seperti apa yang aku inginkan? Duh, sereeem banget sih pertanyaannya. Iya dong, sekali-sekali serius ah! Baiklah, sekarang pilihan aku sebagai manusia yang hidup, yang masih bernafas, yang masih beredetak jantungnya, hanya tersisa satu pilihan saja, bukan? Yakni aku ingin mati sebagai apa? Ingin dikenang sebagai siapa?

Karena aku yakin bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang, sudah sebaiknya pula aku memilih mati minimal sebagai pemenang. Pemenang seperti apa, itu persoalan lain. Yang penting pilihannya adalah kembali ke Sang Khalik sebagai seorang pemenang. Gak malu-maluin yang “nyiptain”, gitu lho! 

Lalu, setelah sadar bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang, berarti aku sekarang harus bangun dari biusnya si tidur. Oke, setelah bangun bukankah diperlukan kekuatan, diperlukan keberanian, diperlukan…? Ya,…
Memang diperlukan keberanian untuk melangkah maju ke depan. Namun, bagaimana berani (tahan nafas sebentar) kalau aku tetap diam di tempat?
Betul juga ya. Baiklah aku segera berdiri dan mulai melangkah. Langkah pertama, langkah kedua dan langkah ketiga, tapi oh..oh.. lihat apa yang ada di
depan jalan. Ah, kayaknya agak mendung, agak redup, agak berkelok, agak licin. Ehm, bisa-bisa terpeleset, tergelincir, bahkan terpental saat di
perjalanan? Ya, bisa saja. Namun, aku yakin akan pesan nenekku…

Daripada hanya berdiam diri… Melangkah dan mungkin tergelincir adalah pilihan yang jauh lebih baik!Ada banyak pelajaran di sana…
Masak sih? Apakah benar dengan tergelincir aku malahan belajar? Betul, bila aku bisa merasakan sakitnya tergelincir, maka pasti aku akan menghindari
berbuat kesalahan yang sama. Akupun akan mencari ide-ide lain yang lebih baik, lebih tepat guna, lebih kreatif, lebih produktif dan sebagainya.

Kesalahan yang terbesar adalah aku tidak pernah melakukan sesuatu, bahkan mencobanyapun “gak” pernah, malah pikiran aku sering “merancang” imajinasi rasa sakit yang belum tentu terjadi dari sebuah kesalahan atau kekeliruan di masa mendatang. Astaga, ngeri sekali bukan? Karena aku merancang ketakutan, maka seringkali aku hanya berdiam diri. Namun aku sebenarnya percaya bahwa… (baca kalimat berikut ini dengan sangat keras!! "Orang yang berani bangkit dan belajar dari kegagalan adalah PEMENANG SEJATI!"

Senin, 08 Desember 2008

About M3

Sedikit profil tentang diriku, namaq Nanda Primidya Kusuma. Seorang anak remaja SMA yg lahir pada tanggal 29 oktober 1991. Kini aku duduk di SMA NEGERI 2 BOJONEGORO. Kelas 2 SMA, tepatnya di kelas XI IS 1 (hExOs). aku adalah anak pertama dari 2 bersaudara yang sangat ingin dan harus membahagiakan orang tuaq. bukan hanya ortuku tapi juga orang2 di sekeli2ngku. Dalam keluargaku, selalu di tanamkan kerja keras, dan penuh perjuangan tentunya disertai dg doa... Cita2ku adalah ingin sukses dalam kehidupan. Sebetulnya bkn cita2, tapi "HARUS". Kekuranganku adalah mungkin kurang terlalu berusaha (tapi itu sudah tidak berlaku sejak aku menulis ini). Kelebihanku adalah tentunya sangat sabar, dan bisa dikatakan tidak pernah dendam.
Dalam hidup ini, anda mungkin tidak pernah dan tidak mungkin mendapatkan apa yang semua anda impikan, TAPI anda tidak akan mendapatkan apapun tanpa anda impikan terlebih dahulu...

MA GAmeZ...